Pemudik Diimbau Waspada Sejumlah Jalur di Majalengka Rawan Longsor Saat Hujan
Kota Sei Rampah – Pemudik Diimbau Waspada Menjelang musim mudik Lebaran 2026, pemerintah daerah Majalengka mengimbau para pemudik untuk tetap waspada saat melewati jalur-jalur rawan longsor. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Majalengka menyebutkan, beberapa titik tertentu di wilayah pegunungan dan lereng bukit memiliki potensi longsor tinggi, terutama saat hujan deras turun.
Jalur Rawan Longsor di Majalengka
Berdasarkan data BPBD Majalengka, beberapa jalur yang rawan longsor antara lain:
Jalan Raya Cirebon–Majalengka di lereng perbukitan.
Jalur pegunungan Sindang–Rajagaluh, yang memiliki kemiringan curam dan drainase terbatas.
Jalan alternatif kawasan Dawuan, yang rawan tergenang air saat hujan lebat.
BPBD menekankan pentingnya kewaspadaan karena longsor bisa terjadi tanpa peringatan dini dan mengganggu arus lalu lintas mudik.
Baca Juga: Ombudsman Hormati Proses Hukum Usai Penggeledahan
Tips Aman Bagi Pemudik
Petugas kepolisian dan BPBD memberikan beberapa tips untuk meminimalkan risiko:
Cek kondisi cuaca sebelum berangkat.
Hindari jalur rawan longsor saat hujan deras.
Perhatikan rambu dan peringatan petugas di titik-titik kritis.
Kurangi kecepatan saat melewati jalan sempit dan tikungan tajam.
Siapkan kendaraan dengan kondisi mesin dan rem optimal.
Kesiapan Petugas
Untuk menghadapi potensi bencana, pihak berwenang telah menyiapkan:
Posko darurat di jalur rawan longsor.
Tim reaksi cepat BPBD untuk evakuasi dan pembersihan jalan.
Koordinasi dengan Polres Majalengka untuk mengatur arus lalu lintas.
Pemudik Diimbau Waspada Dampak Terhadap Arus Mudik
Jalur rawan longsor yang terblokir bisa memicu:
Kemacetan panjang.
Penundaan waktu tempuh bagi pemudik.
Risiko kecelakaan akibat jalan licin dan material longsor.
Kesimpulan
Menjelang Lebaran 2026, pemudik yang melewati Majalengka harus tetap waspada, terutama di jalur rawan longsor saat hujan.
BPBD dan kepolisian setempat siap membantu, namun kesadaran dan kehati-hatian pemudik menjadi kunci utama keselamatan.
Dengan persiapan matang, perjalanan mudik dapat tetap aman, nyaman, dan lancar, meski menghadapi kondisi cuaca ekstrem.





